Ciri-Ciri, Fungsi, Struktur Jaringan Tumbuhan

Hotfoodidomeni – Apakah kamu tahu bahwa bukan hanya hewan dan manusia saja yang mempunyai jaringan sel? Menurut wikipedia tumbuhan merupakan organisme eukariota multiseluler yang tergolong ke dalam kerajaan Plantae.

Tumbuhan yang sering kita lihat setiap harinya ternyata memiliki jaringan sel yang membantu tumbuhan agar tetap hidup dan berkembang. Tumbuhan terdiri dari sel yang akan membentuk sebuah jaringan sedangkan jaringan merupakan sekumpulan sel yang akan bekerja sama untuk tujuan tertentu. Seseorang yang ahli di bidang jaringan tumbuhan, hewan dan manusia disebut histologi.

Jaringan pada tumbuhan terdiri dari jaringan meristem dan jaringan permanen. Jaringan sederhana tumbuhan pada awalnya terdiri dari jaringan meristem yang akan terbagi menjadi beberapa kelompok yang berbeda. Jaringan meristem akan membelah diri secara mitosis yang dilakukan secara terus menerus dan akan menyebabkan terus bertambahnya sel-sel baru.

Ciri-Ciri Jaringan Tumbuhan

Tumbuhan memiliki ciri-ciri yang bisa kamu lihat dengan jelas perbedaannya dari berbagai aspek yakni:

a)Sel penyusun, terdiri dari sel mati dan hidup
b)Jenis Nutrisi, didapatkan dari hasil fotosintesis(autotrof)
c)Pertumbuhan, memiliki pertumbuhan yang tak terbatas
d)Energi yang dibutuhkan, lebih sedikit dibandingkan dengan jaringan hewan
e)Peran, memberikan dukungan mekanis
f)Jenis jaringan, yaitu jaringan epidermis, jaringan parenkim, jaringan penyokong dan jaringan pengakut.

Fungsi Jaringan Pada Tumbuhan

a)Memperkuat tubuh tumbuhan
b)Menyimpan cadangan makanan
c)Melindungi tubuh tumbuhan
d)Membantu menyebarkan zat dan sari makanan ke seluruh tubuh tumbuhan
e)Membantu proses perkembangan dan pertumbuhan pada tumbuhan
f)Membantu aktivitas tumbuhan

Struktur Jaringan Pada Tumbuhan

1. Jaringan Meristem

Jaringan meristem terdiri dari sekelompok sel yang dalam masa pertumbuhan dan aktif membelah tanpa merubah sel tersebut. Jaringan meristem berfungsi melakukan pembelahan sel tumbuhan pada 2 titik tumbuh yakni akar dan batang dimana titik tersebut memiliki sel yang aktif membelah dan bersifat sistematis.

Jenis Jenis Jaringan Meristem

Jaringan meristem terbagi menjadi 3 bagian dilihat dari asal usulnya yaitu :

•Promeristem, yaitu jaringan yang telah ada sejak tumbuhan masih dalam keadaan masa embrio.
•Meristem primer, jaringan yang aktif membelah dan terdapat pada akar dan tunas. Berfungsi membuat tumbuhan semakin panjang/tinggi.
•Meristem sekunder, merupakan jaringan yang terbentuk dari jaringan meristem primer dan menyebabkan akar dan batang membesar ke arah samping.

Jaringan meristem berdasarkan letaknya:

•Meristem apikal, berfungsi menghasilkan pertumbuhan tunas pada akar dan tunas batang.
•Meristem interkalar, jaringan maristem yang terletak pada ruas-ruas batang yang mengakibatkan batang bertambah panjang.
•Meristem lateral, jaringan meristem yang gunanya membuat batang akan bertambah lebih lebar.

Ciri-Ciri Jaringan Meristem

1)Sel memiliki bentuk kubus
2)Vakuola yang berukuran kecil
3)Banyak mengandung sitoplasma
4)Sel dinding yang tipis
5)Nukleus yang relatif besar
6)Memiliki ukuran yang kecil
7)Sel-sel muda yang aktif dalam tahap pertumbuhan dan pembelahan

2. Jaringan Permanen (Jaringan Dewasa)

Jika jaringan meristem merupakan jaringan yang sangat aktif membelah maka jaringan permanen atau jaringan dewasa merupakan jaringan yang sudah tidak aktif lagi karena mengalami sebuah diferensi sel-sel meristem (primer dan sekunder). Jaringan permanen berfungsi mengangkat unsur hara dan air dan mengedarkan zat makanan hasil dari fotosintesis ke seluruh bagian tanaman.

Ciri-Ciri Jaringan Permanen

1)Ukurannya lebih besar daripada jaringan meristem
2)Disela-sela selnya memiliki ruang antar sel
3)Sel sudah sesuai dengan fungsinya karena sudah mengalami penebalan dinding
4)Jaringannya sudah tidak aktif dalam membelah diri
5)Mempunyai vakoula yang berukuran besar

3. Jaringan Penyokong ( Jaringan Penguat)

Jaringan penyokong berfungsi membererikan kekuatan untuk tumbuhan sehingga tumbuhan dapat berdiri tegak. Jaringan penyokong terdiri dari :

1)Jaringan Kolenkim, jaringan penguat yang masih aktif dalam pertumbuhan
2)Jaringan sklerenkim, jaringan penguat yang sudah tidak aktif untuk bertumbuh dan berkembang.

4. Jaringan Pengangkut

Jaringan pengangkut memiliki fungsi mengangkat zat yang dibutuhkan oleh tumbuhan. Jaringan pengangkut dibagi menjadji 2 yaitu :

1)Xilem, berfungsi mengangkut zat makanan dengan menyalurkan mineral dan air dari akar ke daun dan ke bagian yang lainnya.
2)Floem, berfungsi mengangkut zat makanan hasil fotosintesis dari daun hingga ke seluruh tubuh tumbuhan.

5. Jaringan Gabus/ Peridem

Jaringan ini terdiri dari sel-sel gabus yang memiliki bentuk panjang. Jaringan ini terletak di permukaan luar batang. Berfungsi melindungi jaringan lain agar tidak kehilangan air dengan sifat kedap airnya. Zat suberin atau zat gabus inilah yang memiliki fungsi pelindung dan jalur transportasi air menggantikan epidemis yang sudah mati. Jaringan gabus terdiri dari 2 macam yaitu felem dan feloderm.

Sampai disini apakah sudah jelas untuk kamu mengetahui ciri-ciri, fungsi dan struktur jaringan pada tumbuhan?