Perbedaan Gaung dan Gema

Perbedaan Gaung dan Gema – Gaung dan Gema merupakan suatu bunyi pantulan yang dihasilkan setelah kita mendengar suara. Mungkin selama ini kita mengira gaung itu gema begitu pula sebaliknya. Sebenarnya kedua suara tersebut berbeda. Inilah perbedaan gaung dan gema yang jarang diketahui orang.

Perbedaan Gaung dan Gema

Gema yaitu suara pantulan yang kita dengar sesudah sumber suara tersebut selesai diucapkan. Gema terjadi disebabkan oleh jarak penghalang gelombang suara yang jauh dari sumber suara.

Sedangkan gaung yaitu suara pantulan yang kita dengar sebelum adanya sumber suara yang selesai diucapkan. Gaung terjadi disebabkan oleh adanya penghalang gelombang yang memiliki jarak yang dekat dari sumber suara.

Dari pengertiannya sudah jelas berbeda, untuk lebih jelaskan Agenbola588 uraikan beberapa faktor yang mempengaruhi perbedaan gaung dan gema, antara lain:

1. Jarak dari sumber suara

Perbedaan pertama dari gaung dan gema yaitu terletak dari jauhnya jarak sumber suara. Gema mempunyai jarak dari sumber suara yang jauh dengan penghalang gelombang.

Hal ini membuat suara teriakan dari ruangan yang sangat luas seperti bukit atau gunung, maka suara tersebut akan terdengar lebih jelas.

Sedangkan, gaung mempunyai jarak dari sumber suara yang dekat dari penghalang gelombang. Bila seseorang berteriak dalam sebuah ruangan yang sempit, maka suara pantulan yang dihasilkan itulah adalah gaung.

2. Asal bunyi pantulan

Perbedaan gaung dan gema selanjutnya terletak pada asal dari bunyi pantulan. Gema muncul sesudah sumber suara selesai dilakukan. Suara yang didengar akan sangat jelas dan berulang 2 kali.

Misalnya saat kita teriak kata ‘aku’ maka setelah selesai diteriakan, gema akan muncul dan berbunyi ” aku aku” .

Sedangkan gaung muncul ketika sumber suara belum selesai dilakukan. Karena terdengar dalam ruangan yang sempit, maka dari pantulan suara yang diteriakkan itu juga tidak terdengar jelas karena akan bertumpukan dengan suara pantulan dan suara asli.

Misalnya ketika kita teriak kata ha-lo, sebelum kata “lo” selesai diucapkan maka kita akan mendengar suara pantulan ‘ha’.

3. Hasil suara pantulan

Bedanya gema dan gaung dapat dilihat juga dari hasil suara pantulannya. Pada suara gema, akan terdengar dengan jelas. Hal ini karena hasil pantulan suara akan datang sesudah sumber suara selesai diteriakkan.

Sedangkan pada gaung suara yang dipantulkan terdengar kurang jelas. Hal ini karena hasil dari suara pantulan muncul sebelum sumber suara selesai diteriakan. Maka suara pun akan bertabrakan dan kurang jelas.

4. Kecepatan suara pantulan

Perbedaan antara gaung dan gema lainnya yaitu terletak pada kecepatan suara pantulan. Gema mempunyai kecepatan pantulan lebih lambat. Hal ini terjadi karena adanya letak sumber suara dan penghalang suara yang cukup jauh. jarak yang jauh membuat suara pantulan yang muncul jadi lebih lambat.

Sementara pada gaung suara pantulan akan lebih cepat datang. Hal ini terjadi Jarak yang dekat dengan sumber suara dan penghalang membuat suara tersebut akan lebih cepat dipantulkan.

5. Manfaat

Dilihat dari segi manfaatnya, gema lebih memiliki manfaat dari pada gaung. Karena gema dapat sebagai pengukur kedalaman laut. Cara untuk mengukurnya yakni dengan dikirimkannya gelombang suara ke dasar laut maka akan terpantul kedalaman laut.

Perambatan gelombang suara yang terdengar yang akan menjadi dasar dari kedalaman laut.

Sedangkan pada gaung sebetulnya lebih banyak menyebabkan kerugian. Contohnya di bioskop, karena ruangan yang sempit, maka suara pantulan gaung dapat muncul.

Hal ini akan membuat penonton terganggu dengan suara yang muncul. Maka Untuk mengantisipasinya, pihak bioskop melapisi semua dinding bioskop oleh peredam suara agar tak menimbulkan gaung.

Itulah 5 perbedaan gaung dan gema yang jarang diketahui orang. Semoga informasi ini bermanfaat bagi Anda.